"Perseroan berkomitmen untuk menjaga kepercayaan konsumen dengan menyelesaikan pembangunan tepat waktu dan memastikan proses serah terima berjalan sesuai jadwal," tutur dia.
Pada periode yang sama, LPCK membukukan pendapatan sebesar Rp760 miliar yang bersumber dari tiga segmen utama, yaitu penjualan rumah tapak dan apartemen Rp421 miliar, jasa pengelolaan kota Rp132 miliar, dan unit komersial Rp105 miliar.
Ketiga segmen tersebut secara agregat berkontribusi sekitar 87 persen terhadap total pendapatan perseroan.
Perseroan mencatat laba kotor sebesar Rp229 miliar dengan margin laba kotor meningkat menjadi 30 persen, dibandingkan 26 persen pada periode yang sama pada tahun sebelumnya.
EBITDA tercatat sebesar Rp125 miliar hingga Maret 2026 dengan margin 16 persen terhadap total pendapatan.
(DESI ANGRIANI)