Sepanjang tahun buku 2025, mahakaX mencatatkan pendapatan sebesar Rp184 miliar, atau turun 12 persen dibandingkan tahun sebelumnya. Perseroan juga membukukan EBITDA negatif sebesar Rp11 miliar, rugi operasional sebesar Rp15 miliar, serta rugi bersih sebesar Rp26 miliar.
"Capaian tersebut mencerminkan upaya Perseroan dalam menjaga disiplin operasional, memperkuat efisiensi, dan mengoptimalkan sinergi lintas unit bisnis di tengah dinamika industri media, kreatif, komunikasi digital dan tentunya kondisi ekonomi pada saat ini," kata Direktur Utama mahakaX, Adrian Syarkawi usai RUPST dikutip Selasa (26/5/2026).
Adapun kinerja tahun buku 2025 menjadi kelanjutan dari fase pemulihan yang telah disampaikan Perseroan pada RUPS Tahunan 2025. Pada tahun buku 2024, mahakaX mencatatkan pendapatan sebesar Rp209 miliar, EBITDA positif Rp25 miliar, serta laba bersih Rp6 miliar setelah sebelumnya mencatatkan rugi bersih pada tahun 2023.
Dengan capaian tahun buku 2025, mahakaX masih mendorong perkuatan efisiensi biaya operasional, mahakaX memasuki fase berikutnya untuk menjaga kesinambungan fundamental bisnis secara lebih terukur.
RUPST juga menyetujui penetapan penggunaan saldo laba/rugi Perseroan untuk tahun buku