yang berakhir pada 31 Desember 2025. Berdasarkan keputusan pemegang saham,
Perseroan menetapkan bahwa rugi bersih tahun buku 2025 sebesar Rp26 miliar. Perseroan menetapkan tidak membagikan dividen untuk tahun buku 2025. Hal ini dikarenakan kinerja perseroan masih mencatatkan ekuitas negatif.
Di sisi lain, melalui RUPSLB 2026, pemegang saham juga menyetujui perubahan susunan pengurus Perseroan.
Keputusan tersebut mencakup penunjukan Adrian Syarkawi sebagai Direktur Utama mahakaX yang baru, menggantikan Ronny W. Sugiadha.
RUPSLB juga menyetujui penunjukan
Aditama Wahyudi Mirza sebagai Direktur Perseroan. Dengan susunan Direksi baru, mahakaX menegaskan komitmen untuk memperkuat keberlanjutan kinerja, menjaga disiplin keuangan, serta memperluas kolaborasi strategis di sektor media digital kreatif.