IDXChannel - PT Mahaka Media Tbk atau mahakaX (ABBA) memutuskan untuk tidak membagikan dividen dari hasil kinerja tahun buku 2024.
Keputusan ini telah mendapatkan persetujuan dari pemegang saham dalam Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) dan Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) 2026 pada Senin (25/5/2026).
Dalam RUPST 2026, pemegang saham juga menyetujui dan mengesahkan Laporan Tahunan
Perseroan untuk tahun buku yang berakhir pada 31 Desember 2025, termasuk Laporan Kegiatan
Perseroan, Laporan Pengawasan Dewan Komisaris, serta Laporan Keuangan Perseroan.
Sepanjang tahun buku 2025, mahakaX mencatatkan pendapatan sebesar Rp184 miliar, atau turun 12 persen dibandingkan tahun sebelumnya. Perseroan juga membukukan EBITDA negatif sebesar Rp11 miliar, rugi operasional sebesar Rp15 miliar, serta rugi bersih sebesar Rp26 miliar.
"Capaian tersebut mencerminkan upaya Perseroan dalam menjaga disiplin operasional, memperkuat efisiensi, dan mengoptimalkan sinergi lintas unit bisnis di tengah dinamika industri media, kreatif, komunikasi digital dan tentunya kondisi ekonomi pada saat ini," kata Direktur Utama mahakaX, Adrian Syarkawi usai RUPST dikutip Selasa (26/5/2026).
Adapun kinerja tahun buku 2025 menjadi kelanjutan dari fase pemulihan yang telah disampaikan Perseroan pada RUPS Tahunan 2025. Pada tahun buku 2024, mahakaX mencatatkan pendapatan sebesar Rp209 miliar, EBITDA positif Rp25 miliar, serta laba bersih Rp6 miliar setelah sebelumnya mencatatkan rugi bersih pada tahun 2023.
Dengan capaian tahun buku 2025, mahakaX masih mendorong perkuatan efisiensi biaya operasional, mahakaX memasuki fase berikutnya untuk menjaga kesinambungan fundamental bisnis secara lebih terukur.
RUPST juga menyetujui penetapan penggunaan saldo laba/rugi Perseroan untuk tahun buku
yang berakhir pada 31 Desember 2025. Berdasarkan keputusan pemegang saham,
Perseroan menetapkan bahwa rugi bersih tahun buku 2025 sebesar Rp26 miliar. Perseroan menetapkan tidak membagikan dividen untuk tahun buku 2025. Hal ini dikarenakan kinerja perseroan masih mencatatkan ekuitas negatif.
Di sisi lain, melalui RUPSLB 2026, pemegang saham juga menyetujui perubahan susunan pengurus Perseroan.
Keputusan tersebut mencakup penunjukan Adrian Syarkawi sebagai Direktur Utama mahakaX yang baru, menggantikan Ronny W. Sugiadha.
RUPSLB juga menyetujui penunjukan
Aditama Wahyudi Mirza sebagai Direktur Perseroan. Dengan susunan Direksi baru, mahakaX menegaskan komitmen untuk memperkuat keberlanjutan kinerja, menjaga disiplin keuangan, serta memperluas kolaborasi strategis di sektor media digital kreatif.
Direktur Utama mahakaX, Adrian Syarkawi, menyampaikan bahwa fase berikutnya bagi Perseroan adalah memastikan keberlanjutan dari fondasi positif yang telah dibangun dalam beberapa tahun terakhir.
Menurutnya, industri media dan kreatif saat ini bergerak semakin dinamis, sehingga Perseroan perlu terus memperkuat kapasitas adaptasi, relevansi konten, kualitas eksekusi, serta kemampuan monetisasi ekosistem.
“MahakaX telah memasuki fase penting dalam perjalanan transformasi bisnis. Setelah Perseroan menunjukkan pemulihan kinerja dan membangun fondasi yang lebih positif, fokus kami ke depan adalah menjaga keberlanjutan momentum tersebut. Dengan ekosistem yang terintegrasi, talenta kreatif yang kuat, serta unit bisnis yang saling melengkapi, kami percaya mahakaX dapat terus memperkuat posisinya sebagai pelopor ekosistem media digital kreatif di Indonesia,” ujar Adrian.
Ia menambahkan, mahakaX akan terus mengoptimalkan kekuatan unit-unit bisnis dalam The mahakaX Ecosystem, mulai dari media, penyiaran, aktivasi merek, event, ruang gaya hidup, hingga platform komunitas. Sinergi antara Alive, Inspire, JAKTV, Mahaka Square, Republika, serta unit-unit lain dalam ekosistem Perseroan menjadi modal penting untuk menghadirkan
solusi komunikasi, hiburan, serta pengalaman yang semakin relevan bagi masyarakat, klien, dan
mitra.
Dari sisi strategi bisnis, mahakaX akan memprioritaskan tiga agenda utama, yakni menjaga keberlanjutan kinerja positif, memperkuat tata kelola dan disiplin keuangan, serta memperluas kerja sama strategis di sektor media digital kreatif.
Perseroan juga akan fokus pada optimalisasi ekosistem lintas unit bisnis untuk mendukung pertumbuhan yang positif dan berkelanjutan.
Ke depan, mahakaX optimistis dapat menjaga arah pertumbuhan jangka panjang melalui inovasi, kolaborasi, dan pengelolaan bisnis yang terukur.
Dengan dukungan jajaran Direksi baru, pemegang saham, mitra usaha, dan seluruh pemangku kepentingan, Perseroan akan terus memperkuat posisinya sebagai katalisator ekosistem media digital kreatif Indonesia serta membangun kepercayaan pasar terhadap prospek jangka panjang mahakaX.
(kunthi fahmar sandy)