sosmed sosmed sosmed sosmed
get app
Advertisement

Manulife Investment Management Proyeksi Peluang Investasi di Asia Tetap Kuat di Semester I-2026

Market news editor Febrina Ratna Iskana
22/01/2026 19:02 WIB
Manulife menilai kondisi saat ini lebih mendukung untuk mengambil risiko secara selektif di pasar saham, obligasi, dan portofolio multi-aset di Asia.
Manulife Investment Management Proyeksi Peluang Investasi di Asia Tetap Kuat di Semester I-2026. (Foto: iNews Media Group)
Manulife Investment Management Proyeksi Peluang Investasi di Asia Tetap Kuat di Semester I-2026. (Foto: iNews Media Group)

Asia multi-aset: Strategi yang Disiplin di Tengah Kondisi yang Semakin Membaik

Global Head of Multi-Asset Solutions, Senior Portfolio Manager, Head of Multi-Asset

Solutions Asia, Luke Browne, mengatakan bahwa Manulife Investment Management tetap bersikap optimis namun secara moderat berhati-hati terhadap aset berisiko, dengan tetap menekankan pada diversifikasi dan disiplin.

“Memasuki 2026, kami tetap sedikit lebih memilih saham dibandingkan dengan obligasi, pilihan yang didasarkan pada kinerja yang tangguh, pengeluaran fiskal yang mendukung, dan pelonggaran kebijakan moneter secara bertahap. Namun dengan valuasi yang tinggi, inflasi, geopolitik, perdebatan terkait perdagangan AI, transisi energi, dan serta perubahan dalam komposisi Federal Reserve berarti keputusan alokasi aset perlu tetap dilakukan secara selektif dan dinamis," ujar Browne.

Dalam kategori pendapatan tetap, Browne menjelaskan adanya preferensi terhadap obligasi berdurasi lebih pendek dan peluang kredit selektif di Asia dan pasar negara berkembang, mengingat volatilitas yangbterus berlanjut di kurva imbal hasil jangka panjang. 

“Aset-aset Asia terus memainkan peran penting dalam portofolio multi-aset dengan menawarkan manfaat diversifikasi dan eksposur terhadap pendorong pertumbuhan yang tidak terlalu bergantung pada siklus pasar negara-negara maju,” tambah Browne.

Halaman : 1 2 3 4 5 6 7
Advertisement
Advertisement