AALI
9950
ABBA
408
ABDA
0
ABMM
1560
ACES
1260
ACST
240
ACST-R
0
ADES
2990
ADHI
1075
ADMF
7800
ADMG
202
ADRO
1935
AGAR
328
AGII
1475
AGRO
2230
AGRO-R
0
AGRS
186
AHAP
73
AIMS
432
AIMS-W
0
AISA
206
AISA-R
0
AKKU
50
AKPI
1080
AKRA
4330
AKSI
400
ALDO
860
ALKA
238
ALMI
248
ALTO
280
Market Watch
Last updated : 2021/12/09 Data is a realtime snapshot, delayed at least 10 minutes
IDX30
509.28
0.9%
+4.55
IHSG
6643.93
0.61%
+40.13
LQ45
952.51
0.73%
+6.92
HSI
24254.86
1.08%
+257.99
N225
28725.47
-0.47%
-135.15
NYSE
0.00
-100%
-16853.57
Kurs
HKD/IDR 1,837
USD/IDR 14,345
Emas
823,818 / gram

Mau Investasi? Ketahui Dulu Cara Analisis Harga Saham Murah

MARKET NEWS
Shifa Nurhaliza
Sabtu, 18 September 2021 16:48 WIB
Harga saham murah tidak melulu tentang harganya yang turun drastis.
Mau Investasi? Ketahui Dulu Cara Analisis Harga Saham Murah. (Foto: Harga Saham Murah)
Mau Investasi? Ketahui Dulu Cara Analisis Harga Saham Murah. (Foto: Harga Saham Murah)

IDXChannelHarga saham murah tidak melulu tentang harganya yang turun drastis. Dalam membeli saham, seringkali disarankan untuk membeli saham yang murah. Bagi investor ataupun calon investor pemula tentu bertanya tanya bagaimana menilai suatu saham bisa dikatakan murah.

Mengutip laman resmi Otoritas Jasa Keungan (OJK), Sabtu (18/9/2021), dalam teori ekonomi, naik turunnya harga saham dilihat sebagai hal yang lumrah yang digerakkan oeh kekuatan penawaran dan permintaan.

Secara umum, terdapat faktor internal dan eksternal yang mempengaruhi harga saham suatu perusahaan. Dimana, faktor internal timbul dari dalam perusahaan itu sendiri. Sedangkan, faktor eksternal berasal dari luar perusahaan.

Untuk membedakan bagaimana saham murah dan mahal, bisa diaplikasikan dengan analisis fundamental. Yang mana metode ini dapat memberikan analisa saham yang murah ataupun mahal. Metode ini menggunakan kinerja emiten dan analisa laporan keuangan untuk menentukan harga acuan yang tepat.

Untuk membantu membaca analisis fundamental saham dengan baik, simak tips berikut ini untuk memudahkan menganalisis saham murah atau mahal.

1. Tentukan time frame
Hal ini dilakukan agar pengamatan kondisi pasar dalam jangka panjang memiliki penngaruh besar dibandingkan jangka pendek.

2. Mencermati price earning ratio (PER)
Langkah ini berguna untuk memperoleh gambaran mengenai tingkat keuntungan dibandingkan nilai saham perusahaan.

Saham dapat dikatakan murah bila memiliki nilai PER yang lebih rendah daripada PER rata-rata sebuah sektor industri. Perlu diiingat, meskipun nilai PER murah, belum tentu perusahaan memiliki kualitas kinerja yang baik.

3. Pendekatan top down
Lakukan pembacaan lewat pepndekatan ini dengan analisis secara berurutan. Mulai dari analisis ekonomi makro, industri perusahaan, hingga kondoso perusahaan.

4. Fluktuasi laba perusahaan
Konsistensi tingkat laba perusahaan menjadi penting, usahakan incar saham yang secara konsisten mencetak laba bersih dari tahun ke tahun. Pembelian saham yang mempunyai laba naik turun perlu dihindari, pasalnya perusahaan bagus memiliki performa yang positif.

5. Dividen
Keuntungan investasi yang didapatkan melalui dividen bisa dengan mencermati angka Dividen Payout Ratio (DPR). Nilai ini menjadi indikator dari besaran persentase pembayaran dividen oleh perusahaan.

6. Tingkat pengembalian
Dengan melihat ppengembalian investasi saham perusahaan adalah dengan melihat Return on Asset (ROA) dan Return on Equity (ROE). Dimana perusaahaan yang memiliki ROA daan ROE yang tinggi cenderung janjikan keuntungan tinggi.

Dengan mengikuti langkah-langkah dalam menganalisis saham yang murah, risiko akan kerugian bisa dihindari dengan baik. Selain itu, sikap FOMO (Fear of Missing Out) tidak akan menghantui karena tata kelola saham sudah diketahui dengan benar, sehingga cuan tercetak dengan mudah. (SNP)

link copied to clipboard
COPY TO CLIPBOARD