sosmed sosmed sosmed sosmed
get app
Advertisement

Menakar Prospek Saham Pulp dan Kertas di Tengah Ekspansi Kapasitas

Market news editor TIM RISET IDX CHANNEL
20/08/2026 06:30 WIB
Harga pulp jenis Bleached Hardwood Kraft (BHK) di China mulai tertekan akibat lemahnya permintaan dan sikap pembeli yang cenderung menahan stok.
Menakar Prospek Saham Pulp dan Kertas di Tengah Ekspansi Kapasitas. (Foto: Indah Kiat)
Menakar Prospek Saham Pulp dan Kertas di Tengah Ekspansi Kapasitas. (Foto: Indah Kiat)

Menurut Wendy, kondisi ini menunjukkan bahwa pelemahan harga pulp lebih disebabkan oleh permintaan akhir yang lesu serta terbatasnya aktivitas restocking distributor dan pembeli akhir, bukan karena penurunan biaya produksi.

Biaya Kayu Jadi Penahan Harga

Di sisi lain, tingginya biaya woodchip masih menjadi penopang harga pulp. Harga woodchip impor China mencapai USD217 per ton pada Juni 2026, naik 19,4 persen secara tahunan.

Kondisi tersebut membuat biaya kas produsen domestik tetap tinggi dan membatasi ruang untuk memangkas harga pulp secara agresif.

Namun, dukungan biaya tersebut belum cukup untuk mendorong harga kembali naik karena pembeli masih berhati-hati. Resale spread BHK bahkan masih negatif USD14 per ton pada 7 Agustus 2026.

RHB memperkirakan harga BHK menguji level USD550 per ton pada kuartal III. Meski demikian, penurunan berkelanjutan di bawah level tersebut dinilai tidak mungkin terjadi sebelum tambahan pasokan masuk, kecuali permintaan melemah lebih tajam.

Halaman : 1 2 3 4 5 6
Advertisement
Advertisement