Di sisi lain, kenaikan harga minyak secara historis sering diikuti oleh kenaikan harga komoditas energi dan perkebunan lain seperti batu bara dan minyak kelapa sawit (CPO), yang merupakan dua komoditas ekspor utama Indonesia.
Dalam skenario harga minyak tinggi berkepanjangan, saham sektor komoditas dinilai dapat menjadi pilihan investor, di antaranya PT Adaro Andalan Indonesia Tbk (AADI), PT Indo Tambangraya Megah Tbk (ITMG) di sektor batu bara, serta PT Triputra Agro Persada Tbk (TAPG) dan PT Dharma Satya Nusantara Tbk (DSNG) di sektor CPO.
(DESI ANGRIANI)