AALI
9275
ABBA
280
ABDA
0
ABMM
2410
ACES
720
ACST
192
ACST-R
0
ADES
6225
ADHI
815
ADMF
8200
ADMG
177
ADRO
3250
AGAR
310
AGII
2220
AGRO
750
AGRO-R
0
AGRS
113
AHAP
99
AIMS
252
AIMS-W
0
AISA
154
AISA-R
0
AKKU
50
AKPI
1545
AKRA
1160
AKSI
272
ALDO
745
ALKA
296
ALMI
308
ALTO
193
Market Watch
Last updated : 2022/08/18 Data is a realtime snapshot, delayed at least 10 minutes
IDX30
546.99
1.02%
+5.51
IHSG
7186.56
0.74%
+53.11
LQ45
1026.34
0.98%
+9.98
HSI
19763.91
-0.8%
-158.54
N225
28942.14
-0.96%
-280.63
NYSE
0.00
-100%
-15846.79
Kurs
HKD/IDR 1,889
USD/IDR 14,765
Emas
836,469 / gram

MNC Vision (IPTV) Raih Laba Bersih Rp101,3 Miliar, Naik 148 Persen

MARKET NEWS
Tim IDXChannel
Jum'at, 09 Juli 2021 09:05 WIB
PT MNC Vision Networks Tbk (IPTV) berhasil mencatatkan peningkatan laba bersih sebesar Rp101,3 miliar atau naik 148 persen
MNC Vision (IPTV) Raih Laba Bersih Rp101,3 Miliar, Naik 148 Persen (FOTO: MNC Media)
MNC Vision (IPTV) Raih Laba Bersih Rp101,3 Miliar, Naik 148 Persen (FOTO: MNC Media)

IDXChannel - PT MNC Vision Networks Tbk (IPTV) berhasil mencatatkan peningkatan laba bersih sebesar Rp101,3 miliar atau naik 148 persen (YoY) dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya Rp40,8 miliar.

“Kinerja yang dicapai MVN sangat memuaskan. Berbagai inisiatif yang telah diterapkan di tahun ini terbukti sangat efektif dan mampu tercermin dari kinerja Perseroan. Oleh karena itu, dapat kita simpulkan bahwa MVN telah berada di posisi yang tepat untuk beradaptasi dan mampu mendominasi pasar terlepas dari kondisi pandemi Covid-19 yang terjadi saat ini,” Presiden Direktur IPTV, Ade Tjendra, dalam keterangannya, Jumat (9/7/2021).

IPTV membukukan pendapatan konsolidasi Perseroan sebesar Rp1.032 miliar pada kuartal I-2021. Jumlah pendapatan ini mengalami peningkatan sebesar 23 persen YoY dibandingkan pada tahun sebelumnya yaitu sebesar Rp842 miliar. 

Pendapatan layanan satelit yang meliputi dua unit DTH Perseroan, yaitu MNC Vision (pasca bayar) dan K-Vision (prabayar), mengalami peningkatan sebesar 3 persen YoY di kuartal I-2021 menjadi Rp668,9 miliar dibandingkan Rp651,5 miliar miliar pada kuartal I-2020. 

Peningkatan pendapatan layanan satelit disebabkan oleh menguatnya akuisisi pelanggan K-Vision di sepanjang tahun mencapai hingga 1,3 juta pelanggan baru, serta didukung oleh keberhasilan dalam penjualan voucher isi ulang sebesar Rp49,6 miliar pada kuartal I-2021. 

“Selain itu, tingkat permintaan terhadap satelit DTH TV berlangganan juga relatif tinggi, terutama untuk segmentasi menengah ke bawah. Hal penting lainnya, pelanggan Vision+ senantiasa mengalami pertumbuhan seiring dengan perkembangan dari pilihan konten Perseroan,” kata Ade.

Sedangkan pendapatan Perseroan yang berasal dari segmen layanan digital, IPTV, dan broadband mengalami pertumbuhan yang signifikan menjadi Rp327,2 miliar pada kuartal I-2021 dibandingkan sebelumnya yaitu Rp160,2 miliar atau mewakili 104 persen YoY dari pencapaian kuartal I-2020. 

Pandemi Covid-19 telah mengubah perilaku masyarakat, yang terjadi karena pembatasan sosial yang diterapkan kepada masyarakat. Hal ini menyebabkan permintaan akan layanan hiburan dan broadband berkualitas semakin meningkat, yang tercermin dari kinerja MNC Play (broadband dan IPTV) dan Vision+ (OTT Video Service). 

Hingga akhir kuartal I-2021, pelanggan MNC Play telah mencapai 301.000 dengan 1,5 juta home pass, yang juga didukung oleh efektifitas leasing kapasitas jaringan dari pihak ketiga. 
Selain itu, Vision+ juga telah berkinerja dengan sangat baik di sepanjang kuarter ini terutama sejak meningkatnya jumlah produksi in-house untuk konten orisinal. 

Pada akhir kuartal I-2021, pelanggan Vision+ telah mencapai 1,8 juta dengan 39,7 juta Monthly Active Users (MAU).

Pada kuartal I-2021, laba kotor mengalami pertumbuhan yang signifikan sebesar 42 persen YoY menjadi Rp236,1 miliar dari Rp166,6 miliar pada periode yang sama tahun lalu. Margin laba kotor juga mengalami peningkatan menjadi 23 persen di kuartal I-2021 dibandingkan tahun sebelumnya yaitu sebesar 20 persen. 

EBITDA untuk kuartal I-2021 mengalami peningkatan sebesar 13 persen YoY menjadi Rp404,6 miliar dari Rp357,6 miliar pada periode yang sama tahun sebelumnya. Namun margin EBITDA mencatatkan sedikit penurunan yaitu dari 42 persen menjadi 39 persen pada kuartal I-2021. 

Pelanggan DTH, broadband & IPTV milik Perseroan telah mengalami pertumbuhan yang sangat pesat selama setahun terakhir dengan total 9,8 juta pelanggan pada akhir Q2-2021. Pandemi Covid-19 telah mengubah kebiasaan perilaku masyarakat yang lebih banyak menghabiskan waktunya di rumah, sehingga membutuhkan hiburan yang lebih terjangkau dan penggunaan internet yang lebih tinggi. 

K-Vision telah menjadi superstar di masa pandemi ini dengan memperoleh 2,34 juta pelanggan baru dengan total penjualan voucher isi ulang sebesar Rp116,5 miliar hanya pada 1H-2021. 

Di lini bisnis OTT, Vision+ telah mengalami pertumbuhannya yang luar biasa dengan memiliki basis pelanggan lebih dari 2 juta pelanggan pada 1H-2021 dengan 50,3 juta Monthly Active Users (MAU). (RAMA)

link copied to clipboard
COPY TO CLIPBOARD