Dari hasil diskusi dengan PT Aspirasi Hidup Indonesia Tbk (ACES), penjualan toko sejenis atau same store sales growth (SSSG) pada tiga pekan pertama Januari 2026 tercatat positif di kisaran satu digit rendah, berbalik dari kinerja Desember 2025 yang terkontraksi.
Indo Premier juga menyoroti efek basis yang relatif rendah (low base) pada kuartal I-2025. Rata-rata SSSG peritel yang berada dalam cakupan riset hanya 3,6 persen, jauh di bawah rata-rata Lebaran tiga tahun terakhir sebesar 8,1 persen.
Kondisi ini dinilai membuka peluang pertumbuhan SSSG yang lebih kuat pada kuartal I-2026, terutama bagi PT Mitra Adiperkasa Tbk (MAPI) dan ACES, yang masing-masing hanya mencatatkan SSSG 0,1 persen dan 2,2 persen pada kuartal I-2025.
Dari sisi biaya, Indo Premier mencermati rasio beban operasional terhadap penjualan pada sembilan bulan 2025 naik menjadi 23,7 persen, seiring lemahnya pertumbuhan penjualan. Namun, tekanan biaya dinilai mulai mereda.
Peritel kini fokus meningkatkan produktivitas gerai melalui efisiensi operasional, seperti pembatasan perekrutan, sentralisasi pengadaan, serta konsolidasi pasar internasional.