sosmed sosmed sosmed sosmed
get app
Advertisement

MSJA Habiskan Dana IPO Rp245,19 Miliar hingga Akhir 2025, Tersisa Segini

Market news editor Dhera Arizona Pratiwi
29/01/2026 16:45 WIB
PT Multi Spunindo Jaya Tbk (MSJA) melaporkan telah menggunakan dana hasil penawaran umum perdana saham (IPO) sebesar Rp245,19 miliar per 31 Desember 2025.
MSJA Habiskan Dana IPO Rp245,19 Miliar hingga Akhir 2025, Tersisa Segini. (Foto Istimewa)
MSJA Habiskan Dana IPO Rp245,19 Miliar hingga Akhir 2025, Tersisa Segini. (Foto Istimewa)

IDXChannel - PT Multi Spunindo Jaya Tbk (MSJA) melaporkan telah menggunakan dana hasil penawaran umum perdana saham (IPO) sebesar Rp245,19 miliar per 31 Desember 2025. Jumlah ini setara 92,63 persen dari total Rp264,70 miliar.

Dilansir dari keterbukaan informasi Bursa Efek Indonesia (BEI), Kamis (29/1/2026), rincian penggunaan dana IPO yakni untuk pembayaran utang bank Rp76,30 miliar, modal kerja Rp76,30 miliar, modal kerja perseroan Rp76,30 miliar, dan pengembangan usaha perseroan dan entitas anak Rp92,59 miliar.

Sehingga, sisa dana hasil IPO Rp9,13 miliar. Perseroan menempatkan sisa dana ini sebagai instrumen keuangan berupa tabungan di PT Bank Mandiri (Persero) Tbk (BMRI) dengan tingkat bunga 4,25 persen per tahun.

Sebagai informasi, PT Multi Spunindo Jaya Tbk (MSJA) resmi listing di BEI pada 10 Januari 2024. Pencatatan saham perseroan melalui penawaran umum perdana saham (IPO) seharga Rp300 per saham.

Jumlah saham yang dilepas ke publik melalui IPO adalah sebanyak 882,35 juta saham atau sebanyak 15 persen dari jumlah seluruh modal ditempatkan dan disetor penuh perseroan setelah Penawaran Umum Perdana Saham. Sehingga, MSJA berpotensi meraih dana segar Rp264,70 miliar.

Jika dikurangi dengan biaya emisi Rp10,36 miliar, maka hasil bersih dana IPO yang diterima MSJA sebesar Rp254,33 miliar.

MSJA berencana menggunakan dana hasil IPO tersebut sebanyak 40 persen untuk pengembangan usaha. Sekitar 75 persen berencana digunakan untuk pembelian mesin SAP sheet beserta utilitasnya dalam rangka penambahan lini produksi baru.

Kemudian, sekitar 25 persen berencana digunakan untuk pembangunan gedung pabrik untuk lini produksi SAP sheet, 30 persen untuk bentuk modal kerja perseroan, dan 30 persen sisanya untuk pembayaran seluruh dan sebagian pinjaman bank.

(Dhera Arizona)

Halaman : 1 2
Advertisement
Advertisement