Dia juga menyebut ada tanda-tanda ketakutan dan penjualan yang lebih sembarangan yang sering muncul di dekat titik terendah pasar, dengan indikator yang lebih dekat, meskipun belum pada tingkat ekstrem.
“Agar pasar dapat kembali stabil, stabilitas harga minyak dan obligasi Treasury 10 tahun kemungkinan akan dibutuhkan,” tambah Lerner.
Harga minyak mentah Brent terakhir naik 2,9 persen menjadi USD111,78 per barel. Sebelumnya mendekati level tertinggi sesi USD113,10 per barel setelah laporan CBS.
Selain itu, faktor yang menambah volatilitas yakni peristiwa yang dikenal sebagai quadruple witching. Terjadi empat kali setahun, peristiwa itu melibatkan berakhirnya empat jenis derivatif: kontrak berjangka indeks saham, opsi indeks saham, opsi saham, dan kontrak berjangka saham tunggal. Peristiwa yang terjadi pada Jumat itu tercatat mencapai USD4,7 triliun dalam masa berlaku kontrak.
(Febrina Ratna Iskana)