AALI
8475
ABBA
222
ABDA
6050
ABMM
4210
ACES
615
ACST
185
ACST-R
0
ADES
7225
ADHI
745
ADMF
8300
ADMG
165
ADRO
4080
AGAR
306
AGII
2250
AGRO
575
AGRO-R
0
AGRS
94
AHAP
101
AIMS
246
AIMS-W
0
AISA
177
AISA-R
0
AKKU
50
AKPI
1620
AKRA
1415
AKSI
322
ALDO
680
ALKA
290
ALMI
388
ALTO
174
Market Watch
Last updated : 2022/10/05 Data is a realtime snapshot, delayed at least 10 minutes
IDX30
534.54
-0.28%
-1.53
IHSG
7075.39
0.04%
+3.13
LQ45
1011.63
-0.3%
-3.01
HSI
18087.97
5.91%
+1008.46
N225
27120.53
0.48%
+128.32
NYSE
0.00
-100%
-13855.72
Kurs
HKD/IDR 1,933
USD/IDR 15,210
Emas
837,370 / gram

NET TV Gagal IPO, Ini Penyebabnya

MARKET NEWS
Fahmi Abidin
Selasa, 13 Agustus 2019 12:00 WIB
BEI mengakui bahwa NET TV yang dinaungi PT Net Visi Media tidak lagi termasuk dalam daftar antrean calon emiten baru (pipeline) BEI, per 8 Juli 2019.
NET TV Gagal IPO, Ini Penyebabnya. (Foto: Ist)
NET TV Gagal IPO, Ini Penyebabnya. (Foto: Ist)

IDXChannel - Bursa Efek Indonesia (BEI) mengakui bahwa NET TV yang dinaungi PT Net Visi Media tidak lagi termasuk dalam daftar antrean calon emiten baru (pipeline) BEI, per 8 Juli 2019. Terakhir perusahaan tersebut masuk dalam data pipeline per 24 Mei 2019.

Hal tersebut dikonfirmasi oleh Direktur Penilaian Perusahaan BEI I Gede Nyoman Yetna Setia. Meski demikian, dirinya enggan menyebut pasti apakah apakah perusahaan besutan Wishnutama tersebut hanya memundurkan jadwal untuk melakukan penawaran umum saham perdana (IPO) atau memang membatalkan rencana tersebut.

Melirik dari sejarahnya, pada Juli 2018, Net TV sejatinya telah menggelar mini expose dan menyatakan kesiapannya untuk IPO. “Konfirmasi saja ke dia (Net TV) ya. Jangan ngomong di luar daftar (pipeline) dulu,” tegas Nyoman saat ditemui di Gedung BEI, Jakarta (12/8).

Sementara itu, Ketua Asosiasi Analis Efek Indonesia (AAEI) Edwin Sebayang mengungkapkan perkembangan dan dinamika internal perusahaan terkini membuat NET TV tidak bisa ‘memaksakan diri’ untuk IPO. Meskipun telah menggelar mini expose tahun, saat ini stasiun televisi itu harus mencari penyandang dana baru untuk menjaga stabilitas perusahaan sebelum akhirnya bisa melakukan IPO.

“Berhubung NET TV diperkirakan sedang menghadapi masalah, akan melakukan PHK yang tentunya terkait soal keuangan perusahaan, dan indikasi mundurnya pihak Indika sebagai pemasok dana, maka tentunya akan sulit bagi NET TV untuk IPO,” kata Edwin Sebayang kepada reporter IDXChannel dalam keterangan tertulis Selasa (13/8).

Edwin menambahkan, meskipun kini menjabat sebagai komisaris, posisi Wishnutama yang bukan lagi CEO NET TV mengurangi minat pasar serta investor. Menurutnya, perusahaan tersebut baru akan melangsungkan IPO ketika nanti telah memiliki dana, konten, serta manajemen yang berkualitas dan tepercaya.

Sementara itu, Direktur Operasional NET TV Azuan Syahril enggan memberikan klarifikasi atas kepastian IPO. Menurutnya, aksi korporasi tersebut merupakan strategi dari pemegang saham dan perusahaan perlu melalui banyak tahapan. “Itu urusan pemegang saham. Kalau saya tidak ada komentar untuk hal itu,” jawabnya singkat saat dihubungi Jumat (9/8). (*)

link copied to clipboard
COPY TO CLIPBOARD