Sebelumnya, NINE mengamankan hak opsi untuk mengakuisisi aset tambang di Mongolia untuk 12 bulan ke depan. Aset-aset tersebut saat ini dimiliki oleh Poh Golden Ger Resources Pte Ltd yang terafiliasi dengan pengendali. Nilai indikatif aset tersebut sekitar USD100 juta atau Rp1,6 triliun meski penilaian independen masih diperlukan untuk menentukan harga final.
PGGR saat ini mengoperasikan tambang terbuka (open-pit mines) dan tambang bawah tanah (underground mines) dengan aset mencapai USD500 juta dan lebih dari 1.000 karyawan.
(Rahmat Fiansyah)