"Pertumbuhan investor domestik tahun ini mencapai titik tertinggi. Per hari ini jumlah investor sudah lebih dari 27 juta investor, sementara pada akhir tahun lalu masih berada di kisaran 20 jutaan. Artinya sudah ada tambahan lebih dari 7 juta investor baru," kata Hasan.
Pada kesempatan yang sama, Executive Chairman MNC Group, Hary Tanoesoedibjo mengatakan pasar modal merupakan instrumen pembiayaan jangka panjang bagi perusahaan. Sebab perusahaan tidak bisa hanya mengandalkan utang sebagai sumber pembiayaan.
"Pasar modal itu adalah super penting. Dulu sebelum ada pasar modal, saham itu dimiliki satu dua orang atau beberapa orang. Kalau mau tumbuh, kan tidak mungkin utang bank terus, utang itu ada batasnya," kata dia.
Dia juga menyinggung peran pasar modal dalam pembangunan ekonomi sebuah negara. Pasalnya, China tumbuh pesat setelah membuka akses pasar modal dan pembiayaan jangka panjang. Menurutnya, kondisi serupa juga terjadi di berbagai negara lain yang akhirnya mampu mempercepat pertumbuhan ekonomi setelah membuka sistem pasar modalnya.
"Dulu China tidak memiliki pasar modal yang kuat. Namun ketika mereka membuka pasar modal, modal murah masuk dan mampu membiayai investasi dalam jumlah besar, akhirnya China (punya ekonomi) sangat besar," ujarnya.
(NIA DEVIYANA)