IDXChannel - Pasar modal Syariah Indonesia terus menunjukan pertumbuhan selama 15 tahun terakhir.
Hingga 13 Mei 2026, kapitalisasi Indeks Saham Syariah Indonesia (ISSI) mencapai USD399 miliar, atau tumbuh 255 persen.
Direktur Keuangan, SDM dan Umum Bursa Efek Indonesia (BEI), Risa E. Rustam mengatakan bahwa pertumbuhan saham syariah telah meningkat dari 237 saham pada 2011 menjadi 673 saham.
"Selama 15 tahun terakhir, pasar modal Syariah Indonesia terus tumbuh dengan stabil. Per tanggal 13 Mei 2026, pertumbuhan saham syariah telah meningkat dari 237 saham pada 2011 menjadi 673 saham saat ini, yang mewakili 70 persen dari seluruh perusahaan tercatat," katanya dalam pembukaan acara Elevate 2026 di Main Hall BEI, Jakarta, Rabu (20/5/2026).
Dalam kurun waktu yang sama, kinerja ISSI juga menunjukkan hasil yang kompetitif di tingkat global.