AALI
9925
ABBA
400
ABDA
6500
ABMM
1555
ACES
1275
ACST
236
ACST-R
0
ADES
3050
ADHI
1085
ADMF
7800
ADMG
195
ADRO
1925
AGAR
330
AGII
1485
AGRO
2240
AGRO-R
0
AGRS
187
AHAP
71
AIMS
440
AIMS-W
0
AISA
204
AISA-R
0
AKKU
50
AKPI
1070
AKRA
4290
AKSI
400
ALDO
960
ALKA
240
ALMI
246
ALTO
262
Market Watch
Last updated : 2021/12/08 Data is a realtime snapshot, delayed at least 10 minutes
IDX30
504.74
-0.54%
-2.76
IHSG
6603.80
0.02%
+1.23
LQ45
945.59
-0.48%
-4.58
HSI
23996.87
0.06%
+13.21
N225
28860.62
1.42%
+405.02
NYSE
0.00
-100%
-16591.97
Kurs
HKD/IDR 1,837
USD/IDR 14,343
Emas
824,868 / gram

Oversubscribe Obligasi Berkelanjutan, WIKA Klaim Kepercayaan Investor Tinggi

MARKET NEWS
Suparjo Ramalan
Jum'at, 10 September 2021 10:58 WIB
PT Wijaya Karya (Persero) atau Wika mencatat masih tingginya kepercayaan investor terhadap kinerja perusahaan di tengah pandemi Covid-19.
PT Wijaya Karya (Persero) atau Wika mencatat masih tingginya kepercayaan investor terhadap kinerja perusahaan di tengah pandemi Covid-19. (Foto: MNC Media)
PT Wijaya Karya (Persero) atau Wika mencatat masih tingginya kepercayaan investor terhadap kinerja perusahaan di tengah pandemi Covid-19. (Foto: MNC Media)

IDXChannel - PT Wijaya Karya (Persero) atau Wika mencatat masih tingginya kepercayaan investor terhadap kinerja perusahaan di tengah pandemi Covid-19. Bahkan, diperkirakan bisnis terus membaik kedepannya. 

Klaim tersebut didasari atas kelebihan permintaan (oversubscribe) sebanyak 2,3 kali dari Penawaran Umum Berkelanjutan Obligasi Berkelanjutan II Wijaya Karya Tahap I Tahun 2021 dan Sukuk Mudharabah Berkelanjutan II Wijaya Karya Tahap I Tahun 2021

Direktur Keuangan WIKA, Ade Wahyu menyebut dari penawaran itu perseroan mampu menghimpun total dana sebesar Rp2,5 triliun, dimana, terdiri dari obligasi sebesar Rp1,75 triliun dan sukuk sebesar Rp750 miliar. 

“Melalui dana obligasi yang diperoleh, WIKA mampu melakukan debt profiling, dimana, pinjaman jangka pendek perusahaan diubah menjadi pinjaman jangka panjang sehingga rasio hutang perusahaan tetap dalam kondisi sehat,” ujar Ade, Jumat (10/9/2021). 

Langkah debt profiling diambil perseroan sejalan dengan karakteristik proyek yang secara mayoritas merupakan proyek multiyears. 

Sejalan dengan itu, dana yang didapat dari sukuk akan digunakan untuk modal kerja proyek infrastruktur yang sesuai dengan prinsip syariah di pasar modal.

“Apresiasi dan terima kasih kami sampaikan kepada investor yang telah percaya terhadap WIKA. Kepercayaan ini tentunya datang bersama ekspektasi yang tinggi dan merupakan komitmen WIKA untuk menjawab ekspektasi tersebut dengan kinerja yang baik,” katanya. (TIA)

link copied to clipboard
COPY TO CLIPBOARD