Melalui anak usaha, PT Solusi Bangun Indonesia Tbk (SMCB), atau SBI, bersama Taiheiyo Cement Corporation, SIG juga baru saja menyelesaikan proyek pengembangan dermaga dan fasilitas produksi untuk ekspor di Tuban, yang ditargetkan mulai beroperasi pada pertengahan 2026 mendatang.
"Fasilitas ini akan menjadi basis penguatan ekspor kami, sekaligus membuka peluang peningkatan margin usaha di tengah kompetisi pasar domestik yang semakin ketat," ujar Vita.
Vita juga menyatakan bahwa rampungnya fasilitas ekspor di Tuban menjadi tonggak penting bagi SIG untuk memperkuat posisi di pasar internasional, dengan kinerja ekspor bakal menjadi instrumen strategis Perseroan dalam mengoptimalkan utilisasi sekaligus mendukung pertumbuhan profitabilitas.
Sedangkan dari sisi operasional, SIG juga terus memperkuat efektivitas transformasi melalui pengelolaan pasar mikro, optimalisasi portofolio produk, serta efisiensi biaya.
Strategi tersebut membantu Perseroan menjaga kinerja di tengah kenaikan harga energi dan permintaan pasar domestik yang baru menunjukkan geliat pada awal tahun ini.