Penutupan ini membuat aset-aset tercatat senilai miliaran dolar berada dalam kondisi tertahan, sementara investor menunggu kejelasan mengenai skala kerusakan akibat serangan pada Sabtu dan Minggu pekan lalu yang menghantam bandara, pelabuhan, dan kawasan permukiman di UEA serta wilayah Teluk yang lebih luas.
Pasar saham Teluk yang tetap buka pada Minggu mengalami penurunan tajam. Indeks acuan Arab Saudi turun lebih dari 4 persen saat pembukaan, Oman melemah 3 persen, dan indeks utama Mesir merosot 5,44 persen, sementara Kuwait menghentikan perdagangan sepenuhnya.
Seluruh pihak disarankan untuk mengikuti kanal resmi Otoritas Pasar Modal UEA, ADX, dan DFM guna mendapatkan informasi terbaru terkait pembukaan kembali perdagangan.
(NIA DEVIYANA)