Manajemen BEEF menjelaskan, setibanya di Pelabuhan Tanjung Intan, sapi perah menjalani masa karantina sekitar dua minggu sesuai prosedur kesehatan hewan. Selanjutnya, ternak ditempatkan di kawasan Balai Besar Pembibitan Ternak Unggul (BBPTU) Manggala, Baturaden, Kabupaten Banyumas.
Fasilitas peternakan yang disiapkan memiliki luas kandang sekitar 1.709 meter persegi dengan dukungan lahan 1.448 meter persegi. Lokasi Baturaden yang berada di dataran tinggi dengan iklim relatif sejuk dinilai ideal untuk menjaga stabilitas produksi susu dan kesejahteraan hewan.
Dalam pengelolaan operasional, BEEF juga bekerja sama dengan BBPTU Baturaden untuk memastikan penerapan standar manajemen peternakan terbaik, termasuk aspek teknis pemeliharaan, pengawasan kesehatan ternak, hingga pengembangan sistem produksi berkelanjutan.
Untuk memperkuat rantai pasok pakan, perseroan menanam tanaman hijauan di lahan seluas 178.214 meter persegi di Desa Tumiyang, Kecamatan Pekuncen, Kabupaten Banyumas.
Area yang berada di ketinggian sekitar 700 meter di atas permukaan laut tersebut memiliki kondisi agroklimat yang mendukung pertumbuhan pakan berkualitas tinggi guna menjaga nutrisi dan produktivitas sapi perah.