"BEEF optimistis mampu meningkatkan kapasitas produksi susu segar secara signifikan, memperkuat ketahanan rantai pasok, serta berkontribusi terhadap pemenuhan kebutuhan protein hewani nasional," tutur manajemen.
Sebelumnya, BEEF mengumumkan rencana penambahan sejumlah kegiatan usaha baru dalam rangka mendukung program makan bergizi gratis (MBG), meliputi segmen susu sapi, aktivitas cold storage atau gudang pendingin, hingga usaha penggemukan kerbau.
Tiga kegiatan usaha baru tersebut ditaksir akan berkontribusi atas penjualan senilai Rp83,33 miliar pada 2026, dan akan melesat 116,92 persen menjadi Rp180,76 miliar pada 2027.
Total investasi yang dihitung perusahaan untuk menjalankan penambahan tiga kegiatan usaha baru ini sebesar Rp319,37 miliar, dengan komposisi 60 persen, atau Rp191,62 miliar dari utang bank dan 40 persen atau Rp127,75 miliar bersumber dari modal sendiri.
(DESI ANGRIANI)