Menurut Jason, keterlibatan pemerintah yang semakin besar, termasuk melalui investasi Danantara di sektor perunggasan, menunjukkan komitmen untuk memastikan program tersebut berjalan penuh sekaligus menjaga stabilitas harga ayam di tingkat peternak.
Untuk pilihan saham, CGSI mempertahankan rekomendasi Add untuk PT Charoen Pokphand Indonesia Tbk (CPIN) dengan target harga Rp4.000 per unit.
Selain margin bisnis makanan konsumen yang mulai pulih pada kuartal I-2026, saham CPIN juga dinilai mendapat sentimen positif setelah tetap bertahan dalam indeks MSCI.
Sementara itu, PT Japfa Comfeed Indonesia Tbk (JPFA) menjadi pilihan utama CGSI di sektor ini dengan rekomendasi Add dan target harga Rp3.300 per unit. CGSI menyukai strategi JPFA yang fokus mengembangkan bisnis makanan konsumen serta menjalankan berbagai efisiensi biaya yang berpotensi mendongkrak kinerja dalam beberapa tahun ke depan. (Aldo Fernando)
Disclaimer: Keputusan pembelian/penjualan saham sepenuhnya ada di tangan investor.