Kenaikan suku bunga darurat sebesar 25 basis poin pada Juni 2026 dan peningkatan imbal hasil Sekuritas Rupiah Bank Indonesia (SRBI) berhasil menarik arus modal asing sekitar USD2,5 miliar ke SRBI dan obligasi pemerintah sepanjang Juni.
Tekanan terhadap rupiah juga dinilai mulai mereda setelah berakhirnya musim repatriasi dividen pada Mei dan Juni.
Di sisi lain, pemerintah mulai menunjukkan komitmen memperbaiki disiplin fiskal, termasuk memangkas anggaran program Makan Bergizi Gratis (MBG) serta mengurangi target pembentukan Koperasi Desa Merah Putih (Kopdes).
Meski prospeknya membaik, CGSI mengingatkan tantangan terbesar pemerintah adalah menjaga keseimbangan antara belanja berbagai program prioritas dengan perlambatan pertumbuhan ekonomi, volatilitas suku bunga global, serta lonjakan harga minyak dunia akibat ketegangan geopolitik di Timur Tengah.
Kenaikan harga minyak menjadi perhatian karena dapat memperbesar beban subsidi energi Indonesia yang masih bergantung pada impor minyak.