Oleh karena itu, pemerintah dinilai perlu konsisten menjalankan berbagai penyesuaian kebijakan, termasuk fleksibilitas suku bunga, penyesuaian harga BBM nonsubsidi, hingga pengurangan intervensi di sektor komoditas agar kepercayaan investor terus membaik.
Sentimen positif lainnya datang dari keputusan S&P Global Ratings yang mempertahankan peringkat utang Indonesia pada level investment grade dengan outlook stabil.
Menurut CGSI, keputusan tersebut menjadi kejutan positif karena sebelumnya pasar mengantisipasi kemungkinan revisi outlook menjadi negatif.
CGSI menilai keputusan S&P memperkuat keyakinan bahwa Indonesia masih memiliki fundamental makro yang relatif terjaga, didukung pertumbuhan ekonomi yang stabil, defisit fiskal yang terkendali, pemulihan penerimaan negara, serta fleksibilitas kebijakan pemerintah.
Keputusan tersebut juga dinilai membantu meredakan kekhawatiran investor terhadap kondisi fiskal Indonesia.