Pada segmen penjualan batu bara, peningkatan pendapatan ditopang oleh kenaikan volume penjualan yang mencapai 1,7 juta ton, tumbuh 302,3 persen YoY, serta kenaikan harga jual rata-rata sebesar 15,1 persen YoY. Kenaikan volume dan harga jual tersebut sejalan dengan meningkatnya permintaan batu bara sepanjang semester I-2026.
Sementara itu, pendapatan dari segmen jasa pengangkutan batu bara turut meningkat seiring dengan kenaikan volume hauling yang mencapai 1,4 juta ton, atau tumbuh 424,9 persen YoY. Peningkatan volume ini turut mendukung perseroan dalam mencapai volume muatan barge sebesar 3,2 juta ton.
Dari sisi profitabilitas usaha, laba usaha perseroan dikontribusikan oleh segmen penjualan batu bara sebesar 36,3 persen dan segmen jasa batu bara 63,7 persen.
Perseroan juga berhasil menjaga arus kas dari aktivitas operasional tetap positif, dengan pertumbuhan sebesar 62,8 persen YoY menjadi Rp140,3 miliar. Di samping itu, RMKE tetap menjaga kesehatan struktur permodalannya, tercermin dari rasio utang finansial terhadap ekuitas (debt-to-equity ratio/DER) yang terjaga di level 0,55 kali.