Sejalan dengan kondisi tersebut, ASSA mencatatkan laba tahun berjalan sebesar Rp141,45 miliar, sedikit menurun dibandingkan Rp143,76 miliar pada periode yang sama tahun sebelumnya.
Di tengah ketidakpastian geopolitik global, ASSA memilih untuk melangkah lebih hati-hati dalam ekspansi bisnis. Perseroan menekankan strategi pertumbuhan yang terukur dengan fokus pada efisiensi, peningkatan kapasitas, serta kualitas layanan.
“Sekarang ini kami akan lebih fokus pada upaya untuk memenuhi permintaan yang ada sambil terus menata infrastruktur agar makin baik dan bisa tumbuh secara sehat di 2026,” kata Prodjo.
(Shifa Nurhaliza Putri)