WBSA juga melihat adanya ruang bagi volume dan margin untuk bergerak ke tingkat yang lebih sehat apabila aktivitas produksi kembali meningkat, meskipun waktu dan besarnya penyesuaian akan tetap mengikuti kebijakan pemerintah serta perkembangan aktivitas pelanggan.
Sejalan dengan strategi memperluas kapabilitas multimoda, WBSA telah menyelesaikan akuisisi PT Bermuda Inovasi Logistik (BIL) pada 2026.
Berdasarkan rencana penggunaan dana IPO, perseroan mengalokasikan Rp215 miliar untuk mengambil alih 99,99 persen saham BIL.
Melalui transaksi tersebut, WBSA memperoleh pengendalian atas PT Beruang Maritim Indonesia (BMI), perusahaan operasional yang menjalankan layanan angkutan laut untuk berbagai kebutuhan kargo, termasuk dry bulk (komoditas curah kering), liquid bulk (komoditas curah cair), alat berat, kontainer, dan general cargo (kargo umum).
Integrasi marine shipping melengkapi kapabilitas multimoda WBSA dan memperluas jaringan perseroan untuk melayani kebutuhan logistik pelanggan lintas darat dan laut. Kapabilitas marine logistics tersebut didukung oleh jaringan lebih dari 300 kapal dan lebih dari 100 pemilik kargo, dengan cakupan operasional di berbagai wilayah Indonesia.