Tekanan profitabilitas antara lain dipengaruhi oleh penurunan aktivitas sektor pertambangan menyusul penyesuaian alokasi produksi melalui Rencana Kerja dan Anggaran Biaya (RKAB) 2026.
Kondisi tersebut mengurangi ketersediaan volume angkutan dan meningkatkan intensitas persaingan pada layanan logistik komoditas, sehingga menciptakan lingkungan harga yang lebih kompetitif.
Dalam kondisi tersebut, WBSA menjaga tingkat harga yang kompetitif untuk mempertahankan hubungan jangka panjang dengan pelanggan, kontinuitas volume di dalam jaringan, serta posisi perseroan di pasar.
WBSA memandang tekanan profitabilitas pada semester I-2026 lebih mencerminkan kondisi spesifik selama periode penyesuaian RKAB dan lingkungan persaingan yang lebih ketat, sehingga kinerja periode tersebut belum sepenuhnya merepresentasikan potensi profitabilitas dalam kondisi aktivitas logistik yang lebih seimbang.