Sekalipun The Fed mempertahankan suku bunga pada Rabu, investor akan mencermati setiap petunjuk mengenai arah kebijakan berikutnya, baik dalam pernyataan resmi maupun konferensi pers Warsh setelah rapat.
Saat ini, pasar kontrak berjangka Fed Funds memperkirakan akan ada dua kali kenaikan suku bunga masing-masing sebesar 25 basis poin hingga rapat Januari 2027.
Kenaikan suku bunga dapat mendorong imbal hasil (yield) obligasi pemerintah AS. Yield Treasury tenor 10 tahun, yang telah meningkat dalam beberapa pekan terakhir, sempat melampaui 4,7 persen pada Kamis, level tertinggi sejak awal 2025. Yield bergerak berlawanan arah dengan harga obligasi.
Selain itu, investor juga akan mencermati sejumlah data ekonomi penting AS pekan depan, termasuk pertumbuhan Produk Domestik Bruto (PDB) kuartal II, inflasi bulanan, serta indeks sentimen konsumen.
(NIA DEVIYANA)