sosmed sosmed sosmed sosmed
get app
Advertisement

Penjualan Domestik Topang Prospek Saham Consumer Staples

Market news editor TIM RISET IDX CHANNEL
06/08/2026 06:37 WIB
Kinerja emiten sektor consumer staples pada kuartal II-2026 menunjukkan pemulihan yang semakin solid, ditopang kenaikan penjualan domestik.
Penjualan Domestik Topang Prospek Saham Consumer Staples. (Foto: Magnific)
Penjualan Domestik Topang Prospek Saham Consumer Staples. (Foto: Magnific)

Menurut hasil diskusi dengan sejumlah emiten, dampak kenaikan harga minyak terhadap bahan baku aktif (active pharmaceutical ingredients/API) maupun biaya kemasan belum sepenuhnya tercermin pada kinerja kuartal II karena perusahaan masih menggunakan persediaan dengan biaya yang lebih rendah.

Dengan rata-rata persediaan sektor mencapai sekitar 81 hari, tekanan biaya diperkirakan baru terlihat secara penuh pada kuartal III-2026.

Selain itu, Bogasari telah menaikkan harga tepung terigu domestik sebesar 2 persen pada Mei 2026 dan kembali 1-2 persen pada Juli 2026 akibat pelemahan nilai tukar rupiah. Kondisi tersebut diperkirakan semakin menekan margin emiten consumer staples.

Berdasarkan simulasi Indo Premier, setiap kenaikan 5 persen harga gandum maupun minyak mentah berpotensi memangkas proyeksi laba tahun 2026 MYOR dan ICBP masing-masing sebesar 4,3 persen, KLBF 4,5 persen, UNVR 3,9 persen, CMRY 2,2 persen, serta SIDO 0,6 persen.

Meski memperkirakan adanya tekanan margin, Indo Premier tetap mempertahankan rekomendasi overweight untuk sektor consumer staples.

Halaman : 1 2 3 4 5
Advertisement
Advertisement