"Pencapaian ini merupakan hasil dari lima strategi perbaikan kinerja yang secara konsisten dijalankan oleh perusahaan. Perbaikan fundamental bisnis telah mendorong pertumbuhan penjualan semua segmen sehingga berhasil mengembalikan profitabilitas perusahaan yang berkelanjutan," katanya melalui keterangan resmi, Rabu (1/4/2025).
Ida menilai, kinerja keuangan tahun 2025 menjadi pijakan yang bagus untuk memperkuat kinerja keuangan dan profitabilitas yang berkelanjutan ke depannya. Phapros, tegas dia, berkomitmen untuk terus mengembangkan bisnis dan portofolio produk serta melakukan strategi transformasi baik di aspek core business maupun supporting.
Penguatan disiplin Sales and Operation Planning, peningkatan kompetensi tim Pemasaran, penataan kerja sama dengan distributor, strategi portofolio produk, dan efisiensi biaya yang ketat menurutnya terbukti mampu membalikkan kinerja fundamental perseroan dari rugi menjadi untung.
"Penataan portofolio produk berhasil meningkatkan penjualan di seluruh segmen produk baik OTC, OGB, dan ethical," ujarnya.
Strategi cost restructuring, imbuh dia, juga terbukti berhasil dalam melakukan efisiensi produksi. Hal itu dapat terlihat dari penurunan COGS sebesar 5,41 persen. Rasio COGS terhadap penjualan pada 2025 juga turun signifikan menjadi 47,6 persen dibandingkan tahun 2024 sebesar 63,6 persen.