Adapun kinerja OMED sepanjang 2025 didukung oleh pertumbuhan pada sejumlah segmen usaha utama antara lain produk medis sekali pakai dan habis pakai dengan porsi sekitar 48,8 persen dari total pendapatan.
Segmen perawatan luka mencatat pertumbuhan yang kuat sebesar 16,2 persen YoY, didorong oleh peningkatan volume penjualan dan peluncuran produk baru Isoplast.
Segmen antiseptik dan dialisis tumbuh 9,6 persen YoY, didukung oleh kenaikan volume penjualan serta peluncuran produk baru.
Segmen bioteknologi dan laboratorium membukukan pertumbuhan tertinggi sebesar 30,1 persen YoY, dan segmen diagnostik dan peralatan medis mengalami penyesuaian sebesar 6,9 persen YoY sejalan dengan dinamika permintaan pasar.
Memasuki 2026, OMED menargetkan pendapatan sekitar Rp2,3 triliun atau tumbuh di kisaran 10-15 persen YoY.