sosmed sosmed sosmed sosmed
get app
Advertisement

Percepat Transformasi, Telkom (TLKM) Catat Laba Bersih Rp17,8 Triliun pada 2025

Market news editor Rahmat Fiansyah
12/05/2026 15:01 WIB
PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk (TLKM) menutup kinerja tahun buku 2025 dengan hasil yang mencerminkan keberlanjutan penciptaan nilai bagi pemegang saham.
PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk (TLKM) menutup kinerja 2025 dengan hasil yang mencerminkan keberlanjutan penciptaan nilai bagi pemegang saham. (Foto: Ist)
PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk (TLKM) menutup kinerja 2025 dengan hasil yang mencerminkan keberlanjutan penciptaan nilai bagi pemegang saham. (Foto: Ist)

Pada segmen B2B Infrastructure, melalui sinergi kekuatan dan kepemilikan infrastruktur yang ekstensif, Telkom terus mempercepat pembangunan infrastruktur digital nasional. Mulai dari backbone serat optik dengan total lebih dari 210.000 km, menara telekomunikasi yang tersebar di seluruh nusantara, layanan data center dan cloud, dan konektivitas satelit untuk menjangkau area blank spot dan wilayah geografis yang menantang. Langkah ini sejalan dengan komitmen perseroan dalam mendukung ketahanan digital Indonesia yang inklusif.

Selaras dengan strategi transformasi dan penguatan posisi sebagai perusahaan telekomunikasi digital terdepan di Indonesia, pendapatan perseroan dari segmen B2B Infrastructure sebesar Rp8,9 triliun, tumbuh 9,2 persen yang ditopang oleh bisnis data center dan ekspansi bisnis fiber.

Pendapatan bisnis data center diperoleh dari dua fasilitas hyperscale data center di Cikarang dan Singapura, tiga fasilitas enterprise data center di Serpong, Surabaya dan Sentul, dan dua fasilitas co-location data center di Singapura yang seluruhnya dikelola oleh NeutraDC. Selain itu, TelkomGroup juga mengoperasikan 28 fasilitas edge data center NeuCentrIX dengan skala dan kapasitas lebih kecil guna mendukung kebutuhan layanan data center dan cloud yang lebih dekat dengan pengguna.

Pada bisnis menara telekomunikasi dan Fiber-to-the-tower (FTTT), Mitratel membukukan pendapatan sebesar Rp9,5 triliun dengan margin laba bersih sebesar 22,2 persen dan EBITDA margin 82,2 persen. Kinerja tersebut didukung oleh rasio jumlah penyewa sebesar 1,57 kali atas kepemilikan dari sebanyak 40.230 menara telekomunikasi, yang menjadikan Mitratel sebagai perusahaan menara telekomunikasi terbesar di Asia Tenggara.

Selanjutnya, pada bisnis Wholesale & International Service, perseroan mencatat pendapatan sebesar Rp10,7 triliun. Hingga saat ini, Telkom melalui Telin telah tergabung dalam 27 sistem kabel laut internasional.

Halaman : 1 2 3 4 5
Advertisement
Advertisement