Laba kotor turun 4 persen menjadi Rp644,7 miliar. Laba usaha anjlok 27 persen menjadi Rp114,9 miliar, sedangkan laba bersih turun 23 persen menjadi Rp74,8 miliar.
Di samping itu, belanja modal Campina juga cukup tinggi. Pada 2025, belanja modal mencapai Rp98 miliar dengan arus kas dari aktivitas operasional Rp100 miliar. Kondisi ini mencerminkan karakter industri es krim yang padat modal.
(Rahmat Fiansyah)