sosmed sosmed sosmed sosmed
get app
Advertisement

Perkuat Neraca Keuangan, WIKA Turunkan Utang Rp3,87 Triliun pada 2025

Market news editor Rahmat Fiansyah
03/04/2026 19:00 WIB
PT Wijaya Karya (Persero) Tbk (WIKA) tengah fokus memperbaiki neraca keuangan dengan menurunkan utang pada tahun lalu.
PT Wijaya Karya (Persero) Tbk (WIKA) tengah fokus memperbaiki neraca keuangan dengan menurunkan utang pada tahun lalu. (Foto: Ist)
PT Wijaya Karya (Persero) Tbk (WIKA) tengah fokus memperbaiki neraca keuangan dengan menurunkan utang pada tahun lalu. (Foto: Ist)

Selain itu, WIKA juga menghadapi arus kas defisit dari aktivitas operasional sebesar Rp348 miliar pada akhir 2025, berbanding terbalik dengan akhir tahun 2024 yang masih positif sebesar Rp68 miliar. Namun, adanya penarikan pinjaman dan pengembalian investasi pada ventura bersama membuat kas dan setara kas pada akhir 2025 terjaga di level Rp2,75 triliun.

Corporate Secretary WIKA, Ngatemin mengatakan, perseroan berupaya menjalankan operation excellence sekaligus memperbaiki struktur permodalan. Hal ini dilakukan melalui 8 langkah stream penyehatan keuangan dan percepatan penyelesaian piutang.

Hal ini terbukti dengan menurunnya nilai piutang menjadi Rp1,89 triliun pada akhir 2025. Angka tersebut turun 29,2 persen dibandingkan akhir tahun sebelumnya.

“Peningkatan kinerja operasi serta perbaikan struktur permodalan yang dilakukan secara konsisten melalui 8 stream penyehatan menjadi fondasi penting untuk menjaga keunggulan dan keberlangsungan perseroan. Di tahun ini, perseroan akan terus berupaya melakukan restrukturisasi komprehensif untuk menurunkan beban keuangan atas penugasan yang dikerjakan dan divestasi atas aset yang belum dapat memberikan laba bagi perseroan,” ujar Emin sapaan akrabnya melalui keterangan resmi, Jumat (3/4/2026).

Lebih lanjut, Emin meyakini langkah transformasi yang dilakukan memerlukan dukungan berbagai pihak, baik pemegang saham, kreditur, mitra kerja, dan seluruh stakeholders lainnya. Untuk itu, WIKA akan terus melakukan komunikasi intensif dengan pemegang saham mayoritas, dalam hal ini PT Danantara Asset Management untuk memperoleh dukungan yang diperlukan, serta seluruh kreditur untuk mendukung rencana penyehatan perseroan.

(Rahmat Fiansyah)

Halaman : 1 2 Lihat Semua
Advertisement
Advertisement