Untuk kelompok pertama, BRI Danareksa memasukkan sembilan saham, yakni PT Amman Mineral Internasional Tbk (AMMN) dengan target harga Rp6.000, PT Bank BTPN Syariah Tbk (BTPS) Rp1.400, PT Darma Henwa Tbk (DEWA) Rp530, PT Elnusa Tbk (ELSA) Rp1.110.
Kemudian, PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk (GOTO) Rp70, PT Indosat Tbk (ISAT) Rp3.430, PT Midi Utama Indonesia Tbk (MIDI) Rp480, PT Mitra Keluarga Karyasehat Tbk (MIKA) Rp3.150, serta PT Timah Tbk (TINS) Rp4.800.
Sementara itu, kelompok kedua mencakup enam saham konstituen MSCI, yakni PT Adaro Andalan Indonesia Tbk (AADI) dengan target harga Rp12.400, PT Alamtri Resources Indonesia Tbk (ADRO) Rp3.300, PT Astra International Tbk (ASII) Rp6.850.
Selanjutnya, PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk (BBNI) Rp4.800, PT Bumi Resources Minerals Tbk (BRMS) Rp700, dan PT Indofood Sukses Makmur Tbk (INDF) Rp9.200.
Menariknya, kepemilikan asing yang tinggi tidak serta-merta membuat suatu saham harus dihindari.