Emiten dengan kemampuan menghasilkan laba yang relatif stabil dan kebijakan pembagian dividen yang berkelanjutan dinilai lebih menarik untuk menghadapi volatilitas pasar.
Potensi Outflow hingga USD16 Miliar
Di luar strategi pemilihan saham, BRI Danareksa juga menyoroti risiko arus keluar modal asing apabila Indonesia mengalami perubahan klasifikasi pasar oleh MSCI.
Dalam analisis stress test, sekuritas ini menguji tiga skenario, yakni penurunan status menjadi Frontier Market (FM), Advanced Frontier, dan Standalone Market.
Skenario Standalone dinilai paling berisiko karena Indonesia tidak lagi memenuhi syarat untuk memperoleh alokasi dari benchmark pasar berkembang maupun pasar frontier.
Dalam skenario tersebut, akumulasi arus keluar modal asing hingga kuartal IV-2027 diperkirakan mencapai USD14 miliar hingga USD16 miliar.