Dampak aktualnya akan dipengaruhi oleh waktu dan konsentrasi penjualan, terutama pada saham perbankan besar yang menyumbang sekitar 72 persen bobot indeks MSCI Indonesia Standard.
BRI Danareksa menilai kapasitas institusi domestik dapat menjadi penyeimbang sebagian tekanan tersebut.
Dana pensiun dan perusahaan asuransi memiliki aset sekitar Rp2.706 triliun, tetapi diperlukan peningkatan alokasi investasi ke saham sekitar 7 poin persentase untuk sepenuhnya mengimbangi arus keluar dalam skenario dasar.
Penyesuaian sebesar itu dinilai lebih realistis berlangsung secara bertahap.
Preseden Negara Lain Tidak Sepenuhnya Sejalan
BRI Danareksa juga menelaah pengalaman sejumlah negara yang mengalami perubahan klasifikasi MSCI, termasuk Argentina, Nigeria, Pakistan, Rusia, dan Turki.
Namun, preseden tersebut dinilai memiliki relevansi terbatas untuk Indonesia karena perbedaan kondisi pasar dan pemicu perubahan status.