Kemudian, real estate lewat PT Puradelta Lestari Tbk (DMAS) dan PT Kawasan Industri Jababeka Tbk (KIJA).
Selanjutnya, di samping ISAT dan TLKM, operator/owners data center termasuk PT DCI Indonesia Tbk (DCII), PT Dian Swastatika Sentosa Tbk (DSSA), dan PT NexAI Digital Infrastruktur Tbk (MGLV).
Nama-nama lainnya, perusahaan kabel bawah laut melalui PT XLSmart Telecom Sejahtera Tbk (EXCL), PT Ekamas Mora Republik Tbk (MORA), serta Ketrosden Triasmitra (KETR); hingga utilitas yang diwakili PT Cikarang Listrindo Tbk (POWR).
“Catch the gorilla,” demikian kata CGSI dalam riset tersebut.
Maksudnya, peluang terbesar dari perkembangan AI di Indonesia berada pada perusahaan yang mampu menyediakan infrastruktur, listrik, konektivitas, dan kapasitas komputasi dalam skala besar. (Aldo Fernando)
Disclaimer: Keputusan pembelian/penjualan saham sepenuhnya ada di tangan investor.