Potensi Outflow hingga USD11 Miliar
Estimasi sembilan saham tersebut merupakan bagian dari perhitungan CGSI terhadap potensi arus keluar asing jika Indonesia diturunkan statusnya oleh MSCI.
CGSI memperkirakan total potensi arus keluar asing dapat mencapai hingga USD11 miliar atau sekitar Rp199,73 triliun.
Angka tersebut berasal dari potensi outflow pasif sekitar USD3,6 miliar dari dana terkait MSCI, USD1,6 miliar dari dana pasif terkait FTSE dan S&P DJI, serta potensi arus keluar dana aktif sekitar USD6,5 miliar.
Estimasi arus keluar dana aktif tersebut setara dengan sekitar seperempat dari kepemilikan dana aktif di Indonesia berdasarkan data KSEI.
Namun, CGSI mengurangi estimasi tersebut dengan arus keluar asing bersih sejak MSCI mengeluarkan peringatan pada 16 Oktober 2026 yang telah mencapai hampir USD800 juta.