Meski demikian, CGSI menilai tekanan pasar dalam jangka menengah berpotensi lebih terbatas.
Imbal hasil dividen rata-rata konstituen MSCI Indonesia Standard Cap telah mencapai sekitar 9 persen, sedangkan valuasi forward P/E FY27F turun menjadi 8,9 kali.
Kondisi tersebut dinilai dapat memberikan bantalan terhadap potensi tekanan lebih lanjut, meskipun investor masih perlu mencermati risiko arus jual asing hingga MSCI mengambil keputusan mengenai status pasar Indonesia. (Aldo Fernando)
Disclaimer: Keputusan pembelian/penjualan saham sepenuhnya ada di tangan investor.