AALI
9450
ABBA
278
ABDA
6050
ABMM
2490
ACES
720
ACST
174
ACST-R
0
ADES
6125
ADHI
755
ADMF
8150
ADMG
174
ADRO
3150
AGAR
312
AGII
2340
AGRO
840
AGRO-R
0
AGRS
116
AHAP
95
AIMS
252
AIMS-W
0
AISA
152
AISA-R
0
AKKU
50
AKPI
1530
AKRA
1215
AKSI
268
ALDO
750
ALKA
288
ALMI
298
ALTO
193
Market Watch
Last updated : 2022/08/11 Data is a realtime snapshot, delayed at least 10 minutes
IDX30
542.41
1.11%
+5.93
IHSG
7160.39
1.05%
+74.15
LQ45
1018.33
1.04%
+10.53
HSI
20082.43
2.41%
+471.59
N225
0.00
-100%
-27999.96
NYSE
0.00
-100%
-15264.79
Kurs
HKD/IDR 160
USD/IDR 14,765
Emas
848,754 / gram

Produksi Batu Bara Bukit Asam (PTBA) Tembus 30 Juta Ton di 2021

MARKET NEWS
Dinar Fitra Maghiszha
Rabu, 16 Maret 2022 13:47 WIB
PT Bukit Asam Tbk (PTBA) terus menggenjot produksi batu bara untuk memenuhi kebutuhan permintaan yang meningkat.
PT Bukit Asam Tbk (PTBA) terus menggenjot produksi batu bara untuk memenuhi kebutuhan permintaan yang meningkat. (Foto: MNC Media)
PT Bukit Asam Tbk (PTBA) terus menggenjot produksi batu bara untuk memenuhi kebutuhan permintaan yang meningkat. (Foto: MNC Media)

IDXChannel - PT Bukit Asam Tbk (PTBA) terus menggenjot produksi batu bara untuk memenuhi kebutuhan permintaan yang meningkat. Alhasil, produksi batu bara PTBA tercatat menembus 30,04 juta ton sepanjang tahun 2021.

Direktur Keuangan dan Manajemen Risiko PTBA Farida Thamrin mengatakan bahwa perusahaan berkomitmen untuk bisa melebihi target produksi. Kenaikan produksi batu bara meningkat 21% dibandingkan tahun 2020 sebesar 25,42 juta ton, sementara volume angkutan batu bara juga naik 7% menjadi 25,42 juta ton.

"Ini adalah angka yang meningkat dibandingkan tahun sebelumnya dikarenakan memang kita waktu itu juga menyampaikan kepada para investor bahwa kita komitmen untuk bisa mencapai target produksi sebesar 30 juta ton, dan kita deliver hal ini," kata Farida dalam MNC Group Investor Forum 2022, secara virtual, Rabu (16/3/2022).

Aspek stripping ratio PTBA masih lebih rendah berada di 4,7 kali dari 5,1 kali. Farida menjelaskan kondisi cuaca di area pertambangan yang tidak selalu stabil menjadi tantangan bagi perusahaan.

Naiknya produksi batu bara perusahaan berbanding lurus dengan penjualan yang meningkat sebesar 28,37 juta ton. Menurut Farida, kenaikan penjualan didorong oleh peningkatan harga jual rata-rata batu bara (average selling price).

Kita lihat harga rata-rata jual batu bara kita itu naik menjadi Rp1 juta per ton. Ini kita lihat sangat tinggi kenaikannya, pabila dibandingkan dengan tahun sebelumnya yang hanya Rp654.000 per ton.

Seperti diketahui, PTBA yang merupakan anggota holding BUMN Pertambangan, MIND ID ini mencetak sejarah dengan membukukan laba bersih sebesar Rp7,91 triliun. Angka ini meroket 231% dari laba tahun 2020 sebesar Rp2,39 triliun.

"Penjualan dan produksi yang baik ini juga dikombinasikan sehingga menghasilkan angka profitabilitas yang sangat bagus. Profitabilitas ini terjadi bukan hanya di sisi berbagai hal yang mendukung tetapi juga karena adanya efisiensi cost dari perusahaan," pungkasnya. (TIA)

link copied to clipboard
COPY TO CLIPBOARD