Meskipun IHSG telah pulih dari titik terendah pada awal Juni, pemulihan tersebut lebih banyak didorong oleh perbaikan sentimen pasar dibandingkan perubahan fundamental ekonomi.
UOB Kay Hian juga menilai otoritas pasar modal Indonesia memiliki waktu hingga November untuk menunjukkan efektivitas reformasi terkait transparansi dan tata kelola.
Langkah tersebut penting untuk mencegah Indonesia turun status menjadi pasar frontier dalam klasifikasi MSCI.
UOB Kay Hian memasang target IHSG akhir 2026 di level 7.500.
Sementara itu, analis Maybank Sekuritas menilai penundaan keputusan MSCI terkait status Indonesia sebagai pasar berkembang belum tentu langsung memicu masuknya dana asing dalam jumlah besar.
"Absennya eskalasi segera memberikan ruang lega dalam jangka pendek dan mengurangi risiko guncangan sentimen negatif yang signifikan," tulis analis Maybank Sekuritas dalam risetnya.