IDXChannel - Prospek pasar saham Indonesia pada paruh kedua 2026 masih dinilai positif, meski investor tetap menunggu kepastian terkait reformasi pasar dan posisi Indonesia dalam indeks global.
Strategis Investasi Senior DBS Group Research Joanne Goh menilai valuasi saham Indonesia yang relatif murah dapat menjadi penopang pemulihan pasar.
"Kami melihat valuasi yang murah atau rendah di Indonesia seharusnya cukup mendukung pemulihan pasar," ujar Goh dalam sebuah paparan.
Selain faktor valuasi, sentimen investor juga berpotensi membaik jika Indonesia tetap mempertahankan statusnya sebagai pasar berkembang (emerging market) dalam evaluasi MSCI pada November mendatang.
“Indonesia diperkirakan masih mempertahankan statusnya sebagai pasar berkembang dalam peninjauan MSCI pada November,” kata Goh.