Resiliensi pasar modal juga tecermin dari likuiditas yang semakin membaik. Rata-rata bid-ask spread di pasar saham menyempit menjadi 1,33 persen pada Juli 2026, dari bulan sebelumnya yang sebesar 1,75 persen.
Sementara di pasar obligasi, Indonesia Composite Bond Index (ICBI) naik 0,14 persen mtm ke level 430,46, disokong net buy investor asing pada pasar Surat Berharga Negara (SBN) sebesar Rp6,39 triliun hingga 29 Juli 2026.
Pemulihan di pasar saham turut memberikan dorongan positif pada industri pengelolaan investasi. Nilai Aktiva Bersih (NAB) Reksa Dana per 30 Juli 2026 tumbuh 1,59 persen secara bulanan menjadi Rp663,26 triliun, dengan net subscription bulanan sebesar Rp3,43 triliun (sehingga year-to-date/ytd mencapai Rp1,29 triliun).
Inisiatif pendalaman pasar dan perluasan ekosistem digital juga membuahkan hasil pada pertumbuhan basis investor.
Pada Juli 2026 saja, terdapat penambahan 1,1 juta investor baru. Secara akumulatif, total investor pasar modal Indonesia kini telah menembus angka 30,06 juta atau melonjak 47,63 persen ytd.