Maka dari itu, pihak bursa berencana menggali apakah keluhan tersebut turut menyasar laporan dari para emiten atau kesiapan teknis para anggota bursa.
"Ya jadi yang dimaksud itu apakah ada informasi lain ya apakah yang disediakan oleh bursa saja atau yang disediakan juga oleh pihak-pihak lain di lingkungan pasar modal. Apakah emiten, apakah anggota bursa, apakah itu juga yang termasuk ya. Tentu itu akan kita klarifikasi," kata Jeffrey.
Sebagai informasi, dalam MSCI 2026 Global Market Accessibility Review, Jumat (19/6/2026) Indonesia mengalami penurunan penilaian pada aspek Information Flow atau arus informasi, dari kategori “+” menjadi “-”. Dalam rangkaian penilaian itu, aksesibilitas bahasa Inggris soal pasar saham nasional turut dipermasalahkan MSCI.
(Dhera Arizona)