AALI
10100
ABBA
418
ABDA
0
ABMM
1535
ACES
1410
ACST
268
ACST-R
0
ADES
2550
ADHI
1125
ADMF
7925
ADMG
234
ADRO
1745
AGAR
350
AGII
1570
AGRO
2000
AGRO-R
0
AGRS
226
AHAP
64
AIMS
515
AIMS-W
0
AISA
238
AISA-R
0
AKKU
50
AKPI
945
AKRA
4690
AKSI
458
ALDO
735
ALKA
248
ALMI
238
ALTO
300
Market Watch
Last updated : 2021/10/25 Data is a realtime snapshot, delayed at least 10 minutes
IDX30
510.76
-1.06%
-5.46
IHSG
6625.70
-0.27%
-18.04
LQ45
961.32
-0.98%
-9.47
HSI
26132.03
0.02%
+5.10
N225
28600.41
-0.71%
-204.44
NYSE
0.00
-100%
-17083.15
Kurs
HKD/IDR 1,820
USD/IDR 14,160
Emas
819,389 / gram

Raup Rp1,8 T dari Rights Issue, Bank Banten Bakal Gelar Ekspansi Bisnis

MARKET NEWS
Iqbal Dwi Purnama
Kamis, 14 Oktober 2021 18:10 WIB
PT Bank Pembangunan Banten Tbk atau Bank Banten sukses meraup dana sebesar Rp1,8 triliun usai menggelar rights issue, yang akan dipakai untuk ekspansi bisnis.
Raup Rp1,8 T dari Rights Issue, Bank Banten Bakal Gelar Ekspansi Bisnis. (Foto: MNC Media)

IDXChannel - PT Bank Pembangunan Banten Tbk atau Bank Banten sukses meraup dana sebesar Rp1,8 triliun usai menggelar rights issue, atau Penerbitan Saham Baru dengan Hak Memesan Efek Terlebih Dahulu (PMHMETD). Hasil pengumpulan itu akan dipakai untuk melakukan ekspansi bisnis perseroan.

Emiten dengan kode saham BEKS ini melaksanakan rights issue dengan menerbitkan 23,9 miliar lembar saham baru tipe C, dengan harga pelaksanaan Rp77 per saham. Masing-masing diberi nominal sebesar Rp50.

Direktur Utama Bank Banten, Agus Syabarrudin, mengatakan secara teknis sudah dilakukan dan berpotensi banyak investor yang akan masuk, namun untuk proses pemasukan prospektus kepada OJK itu waktunya mepet.

"Akhirnya banyak investor yang akhirnya yang kemungkinan tidak masuk dalam PUT 7 ini, tapi kemudian di PUT 8 akan masuknya, meski demikian kita masih cukup optimis karena banyak sekali investor konsorsium yang ingin masuk ke PUT 7 ini," ujar Agus, dalam Market Review IDXChanel, Kamis (14/10/2021).

Meskipun statusnya bukan sebagai pembeli Siaga, namun menurut Agus mereka sudah siap mengalokasikan dananya. Hanya tinggal masalah teknical administrasi yang diharapkan sesuai dengan target waktu yang diharapkan.

"Kami berharap sekali potensi bank Banten kedepan itu bisa dinikmati oleh para investor sekalian, baik dari pemerintah daerah maupun dari konsorsium dan investor ritel," tambahnya.

Dengan menerbitakan saham baru sebanyak 23,9 miliar lembar saham, bank banten berpotensi merapup dana segar sebesar Rp1,8 triliun yang menurut Agus akan digunakan sebagai ekspansi bisnisnya.

Sebesar 63% untuk penyaluran kredit masyarakat dan 35% untuk penguatan struktur keuangan. Menurut Agus, rights Issue merupakan salah satu cara untuk memperkuat sisi permodalan serta Likuiditas.

"Oleh karena itu rights issue menjadi salah satu cara kami untuk mendapatkan tambahan modal inti kami, dengan demikian kami bisa melakukan rencana ekspansi bisnis kami," sambung Agus.

Agus menjelaskan, rencana ekspansi ini untuk mengupayakan Bank Banten menjadi lokomotif pemberdayaan masyarakat banten, dalam rangka pemulihan ekonomi nasional dari pemerintah Banten.

"Saya kira hal itu yang memotivasi dan mendasari kami untuk terus mengupayakan penguatan modal ini bisa kita lakukan, karena kami punya rencana bisnis kedepan yang semakin bagus lagi," pungkasnya. (TYO)

Rekomendasi Berita
Berita Terkait
link copied to clipboard
COPY TO CLIPBOARD