Penjualan alat berat Hexindo selama ini didominasi oleh merek Hitachi yang memiliki reputasi kuat di mata pelanggan. Baru-baru ini perseroan memperkenalkan merek baru yakni WIXIM yang menjadi peluncuran perdana dari LANDCROS.
Peresmian dilakukan pada 27 Juli 2026 dengan menghadirkan lebih dari 200 pelanggan dari Indonesia dan luar negeri. Saat ini, sebanyak 2 bulldozer dan 2 wheel loaders telah dikirim di luar tambahan pesanan, menunjukkan antusiasme pasar terhadap merek baru dari LANDCROS tersebut.
Sebelumnya, perseroan juga telah memiliki portofolio produk di luar Hitachi meski kontribusinya belum terlalu besar. Merek tersebut yakni Bell (dump truck & graders), Foton (truck), Dynapac (pemadat jalan), dan Moroka (tracked carrier). Ke depan, penjualan merek-merek ini akan digenjot.
Selain alat berat, perseroan juga menghadirkan solusi di luar mesin. Langkah tersebut sejalan dengan upaya untuk memperkuat layanan, termasuk purna jual (after sales) dalam menghadapi persaingan di industri alat berat yang ketat.
Hexindo menargetkan penjualan sebesar USD589,37 juta di sepanjang 2026. Adapun laba kotor ditargetkan mencapai USD95,1 juta dan laba operasional USD28,8 juta. Sementara laba bersih diproyeksikan tumbuh menjadi USD18,4 juta.
(Rahmat Fiansyah)