AALI
8500
ABBA
230
ABDA
7050
ABMM
850
ACES
1395
ACST
246
ACST-R
0
ADES
1935
ADHI
985
ADMF
8200
ADMG
165
ADRO
1325
AGAR
408
AGII
1160
AGRO
1105
AGRO-R
0
AGRS
458
AHAP
66
AIMS
372
AIMS-W
0
AISA
234
AISA-R
0
AKKU
50
AKPI
595
AKRA
3200
AKSI
515
ALDO
925
ALKA
244
ALMI
252
ALTO
382
Market Watch
Last updated : 2021/06/14 Data is a realtime snapshot, delayed at least 10 minutes
IDX30
478.90
-0.78%
-3.74
IHSG
6080.38
-0.25%
-15.11
LQ45
895.89
-0.64%
-5.75
HSI
28842.13
0.36%
+103.23
N225
29161.80
0.74%
+213.07
NYSE
16694.93
0.26%
+43.53
Kurs
HKD/IDR 1,827
USD/IDR 14,200
Emas
848,284 / gram

Resmi Melantai di Bursa, Megalestari Epack Raih Dana hingga Rp27,5 Miliar

MARKET NEWS
Shifa Nurhaliza
Rabu, 01 Juli 2020 10:30 WIB
PT Megalestari Epack Sentosaraya Tbk (EPAC) melakukan Penawaran Umum Perdana Saham (IPO), pada Rabu (1/7/2020).
Resmi Melantai di Bursa, Megalestari Epack Raih Dana hingga Rp27,5 Miliar. (Foto: Ist)

IDXChannel - PT Megalestari Epack Sentosaraya Tbk (EPAC) Perusahaan yang bergerak di bidang kemasan fleksible, melakukan Penawaran Umum Perdana Saham atau Initial Public Offering (IPO) di Bursa Efek Indonesia (BEI), pada Rabu (1/7/2020) dan dari aksi korporasi ini Perseroan akan menerima dana segar sebesar Rp 27.5 miliar

Emiten berkode saham EPAC akan melepas Rp250 juta saham kepada masyarakat, yang mewakili 7.57% dari modal ditempatkan dan disetor, pada harga Rp110 per saham. Sejatinya, perseroan telah menunjuk PT Sinarmas Sekuritas sebagai Penjamin Pelaksana Emisi Efek (underwriter).

Pernyataan Pendaftaran Perseroan telah dinyatakan efektif oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK) pada tanggal 24 Juni 2020 lalu. Pada Masa Penawaran Umum, saham Perseroan mendapat minat positif dari Investor dan seluruh saham yang dilepas ke masyarakat telah terserap dengan baik.

Direktur Utama Megalestari Bahar menerangkan bahwa pencatatan saham bertujuan untuk mendukung pengembangan, pertumbuhan dan kinerja Perseroan di masa datang. “Epack group adalah packaging solution provider pertama di Indonesia yang mempunyai kemampuan produksi multi-platform, di roto maupun digital,” jelasnya seperti dikutip dari keterangan resmi perseroan, pada Rabu (1/7/2020).

Kendati demikian, dana yang diperoleh tersebut setelah dikurangi biaya emisi, sebesar 76.06% nya akan digunakan untuk pembelian mesin dan peralatan produksi dan 23.94% akan digunakan untuk modal kerja Perseroan. (*)

Rekomendasi Berita
Berita Terkait
link copied to clipboard
COPY TO CLIPBOARD