sosmed sosmed sosmed sosmed
get app
Advertisement

Risiko Frontier Market Pudar, tapi MSCI Berpotensi Pangkas Bobot Indonesia

Market news editor TIM RISET IDX CHANNEL
09/05/2026 08:00 WIB
Risiko Indonesia keluar dari indeks pasar berkembang MSCI mulai mereda.
Risiko Frontier Market Pudar, tapi MSCI Berpotensi Pangkas Bobot Indonesia. (Foto: Shutterstock)
Risiko Frontier Market Pudar, tapi MSCI Berpotensi Pangkas Bobot Indonesia. (Foto: Shutterstock)

Mirae memperkirakan mayoritas konstituen MSCI Indonesia akan terdampak negatif oleh penurunan free float, kecuali saham PT Bank Mandiri (Persero) Tbk (BMRI) dan PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk (BBNI).

Beberapa saham bahkan dinilai berisiko terdepak dari indeks karena kapitalisasi pasar berbasis free float tidak lagi memenuhi ambang batas MSCI sebesar USD1,9 miliar atau sekitar Rp33 triliun.

Emiten yang masuk kategori tersebut antara lain PT Amman Mineral Internasional Tbk (AMMN), PT Petrindo Jaya Kreasi Tbk (CUAN), dan PT Charoen Pokphand Indonesia Tbk (CPIN).

“Jika skenario ini terjadi, kami memperkirakan bobot Indonesia di MSCI dapat turun menjadi sekitar 0,6 persen dari posisi saat ini 0,7 persen,” kata Wilbert.

Untuk rebalancing kuartalan Mei 2026, Mirae Asset memperkirakan MSCI masih mempertahankan perlakuan sementara terhadap saham Indonesia.

Halaman : 1 2 3 4
Advertisement
Advertisement